Mengenal Fotografi Ruang Negatif atau Negative Space

Mengenal Fotografi Ruang Negatif (Negative Space) Dalam Fotografi 3

Ruang Negatif atau Negative Space dalam fotografi pada dasarnya adalah bidang yang melingkupi obyek utama dari sebuah foto.

Obyek utama dalam sebuah foto dianggap sebagai ruang positif atau positive space sedangkan ruang negatifnya adalah latar belakangnya. Ruang positif akan selalu menjadi titik utama dari fotonya.

Contohnya

Mengenal Fotografi Ruang Negatif (Negative Space) Dalam Fotografi 4

Banyak yang berpandangan bahwa ruang negatif itu harus selalu “kosong”, seperti misalkan tembok satu warna. Padahal, sebenarnya bukan.

Ruang negatif bisa berbentuk apa saja. Yang terpenting adalah tidak berantakan dan tidak mengambil alih perhatian dari obyek utama. Bentuk ruang negatif bisa berupa pola, struktur, atau apapun selama tidak mengalihkan perhatian dari fokus utama foto tersebut.

Tentu saja, tidak dilarang juga kalau mau menggunakan “bidang kosong” dalam foto dan bagian tersebut akan tetap disebut sebagai ruang negatif.

Teknik Fotografi Ruang Negatif (Negative Space)

Seringkali, fotografi ruang negatif disebut juga sebagai fotografi minimalis karena sebagian besar ruang akan terpakai oleh ruang negatif.

Berkebalikan dengan teknik standar dimana biasanya kita akan memenuhi frame foto dengan “obyek utama”, fotografi ruang negatif hasilnya akan terisi dengan lebih banyak “ruang kosong” sedangkan obyek utamanya kecil.

Mengenal Ruang Negatif (Negative Space) Dalam Fotografi 2

Meskipun demikian, fotografi ruang negatif sebenarnya memiliki perbedaan dari foto produk yang juga sering memberikan ruang kosong yang banyak.

Dalam fotografi jenis ini, ruang negatifnya sendiri sebenarnya sama menariknya dengan obyek utamanya sendiri. Keduanya menjadi berkesinambungan dalam menghadirkan sebuah foto yang lebih menarik.

Kedua bagian itu aka terasa “menyambung” satu dengan lainnya.

Obyek utama tetap menonjol, tetapi latar belakangnya juga menarik tanpa mengganggu peran utamanya. Hal ini berbeda dengan foto produk dimana latar belakangnya lebih sebagai pelengkap saja dan sebisa mungkin dibuang agar tidak mengganggu perhatian dari obyek utama.

Bahkan, ada juga yang berpandangan, untuk menerapkan fotografi jenis ini, peran utamanya adalah si negative space sedangkan obyek utamanya justru menjadi pelengkap.

Yang manapun, itulah yang membedakan fotografi ruang negatif dengan foto produk.

Tips Fotografi Ruang Negatif

Pada dasarnya tidak sulit menerapkan teknik fotografi jenis ini, meski bisa menjadi sangat sulit karena butuh kejelian dan sense dalam membuatnya.

Untuk itu ada beberapa langkah yang mungkin bisa dipakai kalau ingin mencoba menghasilkan foto berkonsep seperti ini

  • buat ruang negatif setidaknya 2 kali besar ruang positifnya, bahkan kalau bisa lebih dari itu. Semakin luas ruang negatif, maka biasanya kesan dramatis dan luas akan timbul
  • temukan “struktur” atau pola yang bisa dijadikan “ruang negatif” dan jangan terpaku pada konsep negatif = kosong. Tambahan pola dan struktur yang teratur akan memberikan daya tarik yang berbeda daripada hanya sekedar warna kosong
  • temukan warna yang kontras antara obyek utama dengan ruang negatifnya, pakai perpaduan warna hangat dan sejuk/dingin
  • bila mau menekankan “ruang negatifnya”, tempatkan obyek utama pada posisi yang tidak mengundang perhatian, seperti di sudut pojok
  • bila hendak menekankan pada ruang negatif, jangan kaku konsep Rule of Thirds atau aturan sepertiga karena toh fokusnya justru pada latar belakangnya

Tips yang terakhir, ambil kamera Anda dan mulai mencoba. Meski terlihat sederhana, Anda tetap tidak akan bisa menghasilkan foto bertema ruang negatif dengan hanya membaca teori.

Latihan rutin praktek teori tersebut akan membantu menghasilkan itu, bukan teorinya sendiri.

Selamat mencoba!

(Visited 32 times, 1 visits today)

Leave a Comment