Latihan Mata Untuk Meningkatkan Skill Fotografi

Jenis Latihan Mata Untuk Meningkatkan Skill

Fotografi itu dunia visual. Mata adalah pemain utama dan terpenting di dalamnya (selain otak). Di sana lah titik awal dari sebuah foto yang baik atau buruk.

Mata yang terlatih dalam mengenali obyek, cahaya, warna akan memberikan peluang lebih besar dibandingkan mata awam dalam urusan menghasilkan foto yang bagus.

Oleh karena itu ada baiknya seorang yang berniat menjadi fotografer untuk terus berusaha secara rutin terus melakukan latihan mata. Dengan begitu semakin lama, matanya akan semakin terbiasa dalam segala sesuatu yang berkaitan dengan urusan memotret.

Untuk melakukannya juga tidak selalu harus memakai kamera, banyak latihan mata yang bisa dilakukan tanpa perangkat itu.

Coba saja lakukan beberapa hal ini

  • melihat karya fotografer-fotografer terkenal, baik dari dalam atau luar negeri via internet, instagram atau buku
  • memilah foto hasil karya sendiri dan menerapkan prinsip KILL THE BABIES saat melakukannya

Jika dilakukan secara rutin terus menerus, hasilnya mata menjadi terbiasa dalam menilai mana foto yang baik dan buruk. Secara tidak disadari kebiasaan kecil ini jika dilakukan terus menerus akan meningkatkan standar penilaian dalam diri kita. Hal ini pada akhirnya akan mendorong terjadinya peningkatan kemampuan.

Kebiasaan ini juga akan membiasakan mata untuk menilai

  • komposisi foto yang baik dan cenderung mampu menghadirkan “rasa” di dalam hati pemirsanya
  • kombinasi dan komposisi warna yang terlihat enak untuk dilihat
  • komposisi penempatan obyek dan background dalam foto yang bagus

Jika mata terus diasah, saat kita harus memotret pun, ia tidak akan gamang lagi. Ia bisa dengan cepat membantu otak memberikan data yang tepat agar hasil fotonya bagus.

Itulah mengapa foto hasil karya fotografer, atau setidaknya penghobi fotografi, berbeda dan terasa lebih bagus dari kalangan awam. Perbedaan itu berasal dari mata yang terlatih dan mata yang tidak.

(Visited 1 times, 1 visits today)

Leave a Comment